PENDIDIKAN PEMAKAI PERPUSTAKAAN MAN 2 CIAMIS (USER EDUCATION)

ImageMAKALAH.disampaikan sebagai pendidikan pemakai (user education) dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa Baru (MAN) 2 Ciamis.

Masa orientasi siswa (MOS) adalah kegiatan pengenalan lingkungan madrasah kepada siswa baru. Seiring dengan kegiatan pengenalan ini, madrasah memberikan kesempatan kepada perpustakaaa untuk melaksanakan salah satu program kerja awal tahun yaitu pendidikan pemakai (user education) dimana pelaksanaannya merupakan bentuk pengajaran kepada siswa baru MAN 2 Ciamis bagaimana  seharusnya menggunakan perpustakaan.

Sesuai dengan visi perpustakaan yaitu sarana pelestarian bahan pustaka yang berfungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, budaya dan teknologi dalam rangka mencerdaskan bangsa, dan misinya yaitu sebagai sarana sumber belajar siswa MAN 2 Ciamis dalam mengembangkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan, maka perpustakaan MAN 2 Ciamis berusaha merealisasikan visi dan misi tersebut dengan berusaha membantu mendorong dan mengembangkan minat, kemampuan dan kebiasaan membaca siswa menuju kebiasaan belajar mandiri.

Belajar mandiri yang dimaksud disini berkaitan dengan cara belajar siswa aktif yang lebih mengedepankan penggunaan berbagai fasilitas dan sarana belajar yang ada di luar kelas seperti perpustakaan dan internet dalam proses belajar mengajar.

Sebagaimana dikatakan Prof Dr. H. Mohammad Asror, M.Pd dalam bukunya Psikologi Pembelajaran, bahwa  model pembelajaran yang aktif adalah tidak menunggu sampai peserta didik siap sendiri, tetapi guru menciptakan lingkungan belajar sedemikian rupa sehingga dapat memberi kemungkinan maksimal pada sujek didik untuk berinteraksi edukatif dan  mendorong percepatan perkembangan kognitifnya.

Di perpustakaan, siswa dapat mengembangkan minat mereka, mencari bacaan dan memperkaya pengalaman melalui bacaan yang tersedia. Melalui perpustakan pula, siswa diharapkan dapat mengembangkan ketrampilan mencari informasi untuk keperluan mereka secara mandiri.

Memang sudah menjadi tugas dan juga fungsi perpustakaan madrasah, membantu siswa memperjelas dan memperluas pengetahuannya tentang suatu pelajaran di kelas melalui beragam bacaan ilmu pengetahuan yang ada di perpustakaan. Membiasakan siswa mencari informasi di perpustakaan, akan menolongnya kelak dalam pelajaran selanjutnya. Di perpustakaan, siswa juga dapat memperoleh bahan rekreasi sehat,  yaitu melalui buku-buku bacaan fiksi.

Sebuah perpustakaan dapat dikatakan berhasil apabila banyak dikunjungi orang yang memerlukan bahan koleksinya dan para pengunjung itu mamanfaatkan bahan koleksi  itu secara aktif, dalam arti mereka benar-benar memanfaatkannya guna menambah pengetahuan maupun untuk tujuan tertentu.

Kegemaran membaca memang sangat perlu ditumbuhkan dan digalakkan dalam kehidupan, karena itu pustakawan harus berusaha membangkitkan dan memupuk kegemaran membaca para pengguna perpustakaan. Sifat gemar membaca pada anak, sebaiknya kita tanamkan sejaki usia muda.

Selain menambah pengetahuan, membaca bisa juga dipakai untuk menambah kegemaran atau mendukung hobi, misalnya dengan membaca buku mengenai ketrampilan atau kerajinan tangan, anak akan mengetahui cara beternak ayam, membuat asesoris dan sebagainya.

Membaca berarti mengisi kebutuhan untuk menambah kemampuan menilai. Dorongan untuk membaca  guna mengisi watu senggang amat berguna bagi para siswa dalam meningkatkan minat baca dan memperluas pengalaman/pengetahuan. Keaktifan membaca akan membantu anak dalam cara belajar yang baik, efektif dan efisien, baik secara berkelompok maupun secara individu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s